Langsung ke konten utama

Penyampaian Informasi menggunakan Animasi


Dalam multimedia, animasi juga digunakan agar pengguna dapat lebih memahami infromasi yang disampaikan kepada khalayak. Animasi bisa membuat penyajian karya multimedia menjadi lebih hidup. Selain itu, penyampaian informasi menggunakan animasi juga akan membuat khalayak lebih tertarik dengan informasi yang disajikan. 

Saat ini, semakin banyak media yang telah memanfaatkan beberapa elemen-elemen multimedia dalam penyajian informasi, seperti CNN Indonesia dan VIK Kompas. Kedua media ini menyajikan informasi begitu menarik. Ketika membuka situs CNN Indonesia di internet, maka pembaca dapat menemukan kolom KANAL yang berisi beberapa konten media, seperti foto, video, infografis, dan lainnya. Lalu, VIK Kompas yang lebih akrab dengan anak muda, juga memberikan konten berita yang sangat menarik minat para pembaca. Ketika pembaca mengunjungi web VIK Kompas, maka pembaca akan disuguhkan dengan halaman utama yang cukup menarik, dengan berbagai berita yang disajikan sesuai dengan kebutuhan pembaca. Di dalam berita tersebut, pembaca tidak hanya sekedar melihat tulisan saja, tetapi juga foto, ilustasi, dan video yang cukup menarik. Media-media yang telah memanfaatkan multimedia, tentunya sangat digemari oleh kalangan muda. Mereka tidak lagi bosan dalam membaca informasi, karena penyajian yang menarik dan cenderung menyenangkan. Sehingga, hal tersebut juga membantu para pembaca, terutama di kalangan anak muda, dapat memahami informasi dan menyerapnya dengan mudah.


Sumber

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tentang Storyboard dan Animasi Stop-motion

Storyboard Storyboard yaitu sketsa gambar yang berurutan sesuai dengan naskah cerita film tersebut. Storyboard digunakan untuk membuat naskah cerita menjadi lebih hidup, dan cerita film tersebut dapat disajikan kepada penonton dengan membawakan pesan dari pembuat film tersebut. Storyboard adalah rangkaian cerita yang memberikan rincian video, dan ilustrasi adegan utama, yaitu bagaimana latar belakangnya, siapa yang akan ada dalam video, dan adegan apa yang akan ditampilkan. Berikut ini akan kita bahas cara membuat storyboard dalam film pendek beserta contohnnya. 1. Memilih media yang paling cocok digunakan untuk dibuat template storyboard. Anda bisa menggunakan papan putih yang dibagi – bagi perkolom untuk menggambarkan setiap adegan, namun ukuran yang digunakan haruslah yang lumayan besar. Jika ingin menggunakan software, Anda dapat menggunakan “Adobe Illustrator”, “storyboardthat.com”, “Microsoft PowerPoint”, “Amazon’s Storyteller”, atau “inDesign” untuk membuat template storyboard d...

Sejarah, Keunggulan dan Cara Membuat Video di Aniamker

Animaker Animaker adalah perangkat lunak video dan animasi berbasis cloud yang pertama kali diluncurkan dalam versi beta terbuka pada tahun 2014. Pada bulan Februari 2015, perangkat lunak secara resmi diluncurkan berdasarkan model freemium yang memungkinkan pengguna opsi akun gratis. Perangkat lunak ini menyediakan alat online untuk membuat dan mengedit animasi video. Perangkat lunak ini dikembangkan oleh Animaker Inc., sebuah perusahaan SaaS berbasis video yang didirikan oleh RS Raghavan.  Animaker dibangun di atas HTML5 dan membantu pengguna membuat video animasi yang dapat diekspor ke Facebook , YouTube , atau diunduh sebagai file MP4. Perangkat lunak ini juga tersedia sebagai ekstensi Chrome di Toko Web Chrome . Keunggulan Animaker Dapat didownload secara gratis. Untuk mudah di buka saat Penggunaannya. Namun pembuatan Video animasinya masih Berbasis web. Fiturnya cukup lengkap mulai dari infografik, typografi, 2 dimensi dan 2,5 dimensi. Hasilnya dapat dibuat video dengan durasi...

Istilah Dalam Skenario dan Aplikasi Untuk Menulis Skenario

Skenario, adegan layar (screenplay) atau naskah film ialah cetak biru yang ditulis untuk film atau acara televisi. Skenario dapat dihasilkan dalam bentuk olahan asli atau adaptasi dari penulisan yang sudah ada seperti hasil sastra.  Istilah dalam Skenario antara lain: 1.      BCU (BIG CLOSE UP): Pengambilan gambar dengan jarak yang sangat dekat. Biasanya, untuk gambar-gambar kecil agar lebih jelas dan detail, seperti anting tokoh. 2.      CAMERA FOLLOW: Petunjuk pengambilan gambar dengan cara mengikuti pergerakan obyek 3.      CAMERA PAN TO: Petunjuk pengambilan gambar dengan cara mengalihkan kamera kepada obyek yang dituju dari obyek sebelumnya 4.      COMMERCIAL BREAK: Jeda iklan. Penulis skenario harus memperhitungkan jeda ini, dengan memberi kejutan atau suspense agar penonton tetap menunggu adegan berikutnya. 5.      CREDIT TITLE: Penayangan nama tim kreatif dan orang yang terlibat dalam sebuah produksi...